May 11, 2016

Khusus bagi Diabetesi! Lakukan 3 Hal Ini Jika Tidak Ingin Konsumsi Obat


Khusus Bagi Diabetesi
Sumber Gambar : sukabaranglama.blogspot.com

Obat-obatan sungguh sangat terkait akan kehidupan pada diabetesi (penderita diabetes). Bagaimana tidak, mereka harus rutin minum obat-obatan tersebut agar kondisi tubuh mereka membaik. Namun banyak diantara mereka yang enggan untuk rutin minum obat. Hal tersebut seakan membebani kehidupan mereka.

Banyak diantara mereka yang lari ke pengobatan tradisional berharap agar tidak mengonsumsi obat-obatan lagi. Sebenarnya tidak ada yang salah. Namun, pada diabetesi juga jangan langsung pindah begitu saja ke obat tradisional. Kenapa? Karena kondisi tubuh belum siap akan “kehadiran” pendatang baru. Perlu adanya dampingan antara obat tradisional dan obat yang dikonsumsi. Kemudian perlahan tapi pasti diganti dengan 100% obat tradisonal.


Menurut dr Tri Juli Edi tarigan, Sp. PD-KEMD, FINASIM, seorang ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin RSCM mengatakan bahwa pasien diabetes sebenarnya bisa tidak mengonsumsi obat-obatan asal mematuhi 3 hal ini yaitu edukasi, nutrisi, dan jasmani.  Tiga hal ini bisa mengontrol kadar gula darah sehingga tidak perlu minum obat-obatan lagi.

“Kuncinya hanya 3 hal, yaitu edukasi, banyak gerak, dan atur makan. Dokter tidak akan kasih obat kalau kadar gula pasien terkontrol dengan cara tersebut,” katanya di Jakarta belum lama ini.

Sayangnya, lanjut Tri Juli, kurang dari 5% diabetesi yang bisa memenuhi 3 hal tersebut. Banyak diantara para penderita diabetes mengaku kesulitan. Kesulitan tersebut seperti mengatur pola makan, tidak punya waktu untuk olahraga, dll. Yang sebenarnya bisa dilakukan jika mereka benar-benar ingin sembuh,” imbuhnya.

Padahal menurut dr Tri Juli, penderita diabetes tidak perlu terbebani akan hal tersebut. Karena ketiga hal tersebut bisa dilakukan dengan mudah. Contoh dalam hal ini makanan. Pasien diabetes bisa makan makanan apa saja asal porsinya seimbang.

Kemudian masalah olahraga, diabetesi tidak harus melakukan olahraga berat untuk hal ini. Cukup olahraga ringan yang penting rutin dilakukan seperti jalan dan  jogging. Kedua hal tersebut tentu sangat ringan untuk dilakukan.

Beliau menghimbau agar diabetesi rutin berolahraga 5 hari dalam seminggu dengan durasi waktunya 30 menit. Dimana hal tersebut dapat membuat sel-sel tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin. Ketika tubuh sudah sensitif terhadap insulin, maka gula darah akan lebih mudah masuk ke dalam sel tubuh.