May 10, 2016

Hindari 6 Kebiasaan Ini, Untuk Mencegah Anda Terkena Diabetes



kebiasaan buruk berujung diabetes
Kebiasaan Buruk Berujung Diabetes
Sumber Gambar : redaksi.co.id

Kebiasaan buruk dapat menyeret pelakunya menuju jurang penyesalan. Namun kita mengetahui bahwa masih banyak diantara kita yang masih mengerjakan kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut. Padahal jika seandainya kita menghindari kebiasaan tersebut, hidup kita akan lebih bernilai.


Berkaitan dengan diabetes, ada kebiasaan-kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari. Hal ini penting sebagai langkah pencegahan diabetes. Karena kalau sudah terkena maka pengobatannya akan berbutut panjang.

Untuk itu mari kita pelajari dengan seksama seperti apa kebiasaan buruk tersebut. Apa saja 6 kebiasaan tersebut? Mari simak ulasan berikut ini.

1.       Hobi begadang
Bagi anak muda, begadang seperti hal yang lumrah dilakukan. Padahal mereka tidak memiliki segudang aktivitas sehingga menyebabkan mereka harus begadang. Berbeda halnya jika mereka sudah bekerja di sebuah instansi katakanlah. Maka bisa jadi mereka begadang untuk menyelesaikan laporan kantor mereka.

Jika memang waktu favorit anda adalah malam hari untuk beraktivitas. Maka anda harus menghindari sebisa mungkin. Karena menurut studi yang dilakukan di Korea Selatan menjelaskan bahwa mereka yang suka begadang lebih beresiko terkena diabetes dibandingkan mereka yang tidur atau istirahat pada malam hari.

Kebanyakan dari mereka begadang dengan menonton televisi. Atau bisa juga main hp hingga fajar menjelang. Padahal paparan sinar yang dihasilkan oleh TV dan hp dapat menyebabkan adanya sensitivitas insulin yang meningkat dan regulasi gula darah menjadi melambat.



2.       Tidak Suka Kopi
Untuk beberapa keadaan kopi tidaklah seburuk yang dikatakan orang. Menurut hasil studi yang dilakukan oleh Harvard T.H Chan School of Public Health menjelaskan bahwa minum kopi 6 cangkir dapat menurunkan resiko diabetes hingga 33%.

Tapi harap diingat, bahwa kopi tersebut tidak menggunakan gula. Memang rasanya menjadi tidak enak bagi sebagian orang. Bagi sebagian orang yang memang suka minum kopi tanpa gula tidak ada masalah.

Nampaknya senyawa yang terkandung di dalam kopi dapat mengurangi resistansi insulin dan dapat meningkatkan metabolisme glukosa.

Baca Juga Artikel Berikut : Minum Kopi Apakah Rentan Terkena Diabetes?

3.       Sering menggunakan wadah plastik
Rupanya menggunakan wadah plastik untuk  memanaskan kembali makanan tersebut berbahaya bagi kesehatan tubuh. Hal ini sudah dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan para ahli di NYULangone Medical Center di New York, bahwasanya mereka menemukan 2 zat yang terdapat pada wadah plastic dapat meningkatkan resistansi insulin pada anak-anak dan remaja.

Untuk itu sebaiknya menghindari atau setidaknya mengurangi memanaskan makanan dengan wadah plastik. Lebih baik menggunakan alat-alat yang memang sudah teruji dapat digunakan dan tidak berakibat buruk bagi tubuh.

4.       Memakan makanan rendah probiotik
Menurut Betul Hatipoglu, MD, seorang pakar endokrin dari Cleveland Clinic mengatakan bahwa tubuh sangat membutuhkan bakteri baik di dalam saluran pencernaan. Apabila bakteri jahat lebih banyak dibandingkan dengan bakteri baik, maka orang tersebut akan beresiko diabetes. Bisa dikatakan resiko diabetes dapat meningkat apabila jumlah bakteri jahat meningkat di dalam saluran pencernaan.

Probiotik adalah bakteri baik, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Yogurt adalah salah satu minuman yang dapat menambah probiotik di dalam tubuh. Minuman ini dapat dijumpai dan dibeli dimana saja. Sehingga langkah pencegahan yang anda lakukan dapat segera terealisasi tanpa ada halangan yang berarti.

5.       Jarang sarapan
Sangat banyak saya kira mereka yang tidak sarapan pada pagi hari. Mereka seolah-olah dikejar target yang harus segera diselesaikan sehingga melalaikan hal-hal lain yang justru lebih penting seperti sarapan.

Seorang konsultan diabetes dari Cleveland Clinic Diabetes yang bernama Ellen Calogeras mengatakan bahwa jika tubuh anda kelaparan maka kadar insulin di dalam tubuh akan terganggu sehingga akan sulit mengontrol gula darah pada saat itu. Hal tersebut tentu akan meningkatkan resiko terkena diabetes.


6.       Tidak cukup mendapat sinar matahari
Mungkin anda berpikir lucu ya. Kurang sinar saja dampaknya sampai sebegitunya. Padahal memang ya.

Sebuah studi yang dilakukan di Spanyol menungkapkan bahwa vitamin D yang didapat dari sinar matahari berperan penting dalam menjaga fungsi organ pancreas dalam tubuh. Jika di dalam tubuh kekurangan vitamin D maka dapat beresiko terkena diabetes.

Kalau kita perhatikan sekarang, malah banyak orang yang menghindari sinar matahari. Takut kulitnya berubah kehitam-hitaman. Padahal sinar matahari sangat baik untuk tubuh.

Ada jalan lain untuk mencukupi kebutuhan vitamin D di dalam tubuh anda. Dr. Hatipoglu menyarankan agar kita mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D seperti sereal dan ikan laut. Hal tersebut dapat mengimbangi kebutuhan vitamin D sehingga tubuh kita tidak sampai kekurangan vitamin D tersebut.

Itulah kiranya keenam kebiasaan yang dapat membawa pelakunya beresiko terkena diabetes. Jika ada kebiasaan anda yang tertera pada penjelasan diatas, maka ada baiknya dilakukan perubahan saat ini. Semua ini untuk kebaikan kesehatan tubuh anda.

Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Penyesalan selalu datang belakangan. Jangan sampai kita termasuk golongan yang menyesal.