March 10, 2016

Larangan Penderita Diabetes Melitus



larangan penderita diabetes melitus
Larangan Penderita Diabetes Melitus
Sumber Gambar : annisalsa.wordpress.com
Bukan perkara mudah untuk mengatasi penyakit diabetes melitus. Untuk itu kita harus berhati-hati dan benar-benar memperhatikan pola hidup kita. Kalau sudah terkena diabetes, maka tentu ada hal-hal yang dimana anda dapat melakukan sebelumnya menjadi tidak bisa dilakukan.  Jadi selagi anda masih diberi kesehatan oleh Allah maka jagalah dengan baik.


Lalu bagaimana jika sudah terlanjur? Setelah terdiagnosis mengidap penyakit diabetes melitus, maka kita harus benar-benar menjaga kondisi tubuh. Kenapa? Karena kondisi tubuh sudah tidak seperti dulu lagi. Jika kita masih menerapkan aktivitas yang sebelumnya, akan berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Oleh karena itu penting bagi kita mengetahui larangan untuk penderita diabetes melitus. Apa saja larangan untuk penderita diabetes? Apakah sekedar larangan untuk beberapa jenis makanan? Atau memang terdapat larangan yang lain. Infornasi ini bukan untuk kita saja. Siapa tahu keluarga, teman, atau kerabat kita membutuhkan informasi tersebut. Sehingga kita bisa berbagi kepada mereka.

Larangan makanan


Setiap manusia pasti membutuhkan makanan. Tanpa makanan tubuh pun akan menjadi lemas dan tidak mampu untuk melanjutkan aktivitas. Tentu kita harus pintar memilah antara makanan yang baik bagi tubuh dan sebaliknya. Namun makanan yang baik untuk tubuh kita belum tentu baik untuk orang lain.

Bagi penderita diabetes, ada larangan atau pantangan terkait makanan yang mereka konsumsi. Jadi mereka tidak dapat seenaknya mengonsumsi makanan seperti orang pada umumnya. Ada batasan yang harus mereka patuhi jika ingin angka diabetes mereka stabil.

Makanan berlemak

Makanan pantangan yang pertama adalah makanan berlemak. Ehm, siapa yang tidak suka makanan berlemak. Rasanya yang lezat dilidah membuat orang menjadi ingin memakannya walaupun di dalam hati terbesit untuk menghindarinya.

 Untuk penderita diabetes, sebaiknya tidak memakan makanan yang berlemak karena makanan tersebut miskin nutrisi. Sebenarnya makanan berlemak tidak baik untuk dikonsumsi. Namun untuk penderita diabetes, peringatan tersebut bersifat lebih.  Makanan tersebut dapat memicu terjadinya obesitas dan penyakit diabetes. Jika sudah terkena diabetes maka dapat memperparah kondisi tubuh si penderita.

Makanan yang terbuat dari gandum

Pasti tahu kan makanan yang terbuat dari gandum? Mie, roti, spagetti, dan kawan-kawannya itu terbuat dari gandum. Ingat, gandum mengandung banyak karbohidrat yang tidak baik bagi penderita diabetes.  Makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh. Dan itu tentu berbahaya bagi tubuh.

Makanan yang mengandung karbohidrat  tinggi

Makanan seperti nasi, lontong, dan bubur mengandung karbohidrat dalam jumlah besar. Jika mengonsumsi makanan tersebut dengan tidak terkontrol maka gula darah bisa naik drastis. Oleh karena itu sebaiknya diganti dengan makanan yang rendah karbohidrat seperti sereal dan beras merah. Kentang juga dapat digunakan sebagai pengganti nasi, namun tentu harus sesuai arahan ahli gizi.

Bagaimana dengan buah?

Kalau buah tersebut mengandung banyak gula, maka sebaiknya dihindari untuk kesehatan tubuh. Buah seperti anggur, durian, mangga dan lain lain sebaiknya dihindari karena mengandung banyak gula. Untuk buah yang lain boleh dikonsumsi asal sedikit porsinya.

Larangan minuman


Setiap orang pasti membutuhkan minuman. Pastinya mereka tidak akan tahan jika harus menahan tidak minum selama 24 jam. Jika tubuh kekurangan cairan maka dapat mengakibatkan dehidrasi. Namun sekali lagi, bagi penderita diabetes. Ada larangan terkait minuman yang dikonsumsi. Tidak boleh sembarangan meminum minuman. Ingat, kondisi gula darah bisa sewaktu-waktu naik jika tidak memperhatikan apa yang diminum.

Jus delima

Pernahkah anda minum jus delima? Bagaimana rasanya? Pastinya segar kan. Justru, untuk pasien diabetes melitus mereka harus menghindari jus delima. Karena jus ini memiliki kecenderungan buruk bagi penderita penyakit serius. Apa saja pengaruh negatifnya?

-          Obat antidepresan tidak efektif akan berjalan efektif
-          Memperlambat kinerja hati untuk mengencerkan darah
-          Memperlambat pengaruh obat penurun tekanan darah

Jus anggur

Kalau minuman ini saya rasa semua suka. Namun sebaiknya dihindari bagi penderita diabetes. Kandungan jus anggur akan mengganggu kinerja obat yang masuk ke dalam tubuh. Dan tidak main-main jumlah obat yang tidak bekerja akibat jus anggur ini, yaitu 50 obat termasuk statis dan obat tekanan darah tinggi. Jika penggunaan obat disertai dengan minum jus anggur maka dapat berpeluang besar menjadi overdosis. Padahal dosis obat yang diminum normal. Tentu ini sangat berbahaya bagi mereka yang menderita penyakit serius seperti diabetes melitus.

Minuman yang kaya kalium

Jika tubuh lemas, biasanya orang memilih minuman isotonik karena berkhasiat mengembalikan kondisi tubuh seperti sedia kala. Tubuh yang banyak beraktivitas pastinya mengeluarkan banyak ion sehingga tubuh menjadi lemas. Untuk mengembalikan ke kondisi semua maka diperlukan minuman isotonik.

Namun bagi penderita diabetes, minuman isotonik malah sebaiknya dihindari karena zat kalium dalam menjadi berbahaya apabila disertai dengan minum obat.

Susu

Siapa yang tidak suka susu? Semua kalangan pasti menyukai susu. Susu sangat baik bagi kesehatan tubuh. Namun hal ini tidak berlaku pada orang yang sedang menjalani terapi pengobatan seperti penderita diabetes. Jika susu terkena antibiotik maka fungsi antibiotik akan jauh berkurang. Hasilnya tubuh tbuh menjadi kurang menyerap zat besi di dalam makanan dan kemampuan tubuh menyerap zat yang terkandung didalam obatpun ikut berkurang.

Paling tidak jika anda memang benar-benar ingin meminum susu, anda harus memberikan jeda kurang lebih 4 jam dari waktu minum obat. Namun akan lebih baik jika anda menghindari minum susu selama masa pengobatan.

Larangan ketika berolahraga


Penderita diabetes malah diwajibkan untuk berolahraga. Jadi kalau sebelumnya tidak sempat melakukan olahraga, setelah terkena diabetes maka mereka harus rutin berolahraga. Namun tentu ada batasan-batasan dimana hal tersebut tidak boleh dilanggar. Agar kesehatan tubuh anda, terutama penderita diabetes dapat menjadi sehat. Ada 4 hal yang harus diperhatikan, yaitu :

1.       Tidak asal dalam memilih jenis olahraga

Ya, jika tubuh sehat maka olahraga jenis apapun itu dapat dilakukan. Berbeda dengan penderita diabetes, tidak semua jenis olahraga baik bagi tubuhnya. Untuk penderita diabetes melitus, disarankan untuk memilih olahraga yang bersifat stabil seperti jalan, bersepeda, dan joging.

Jangan memilih olahraga yang tidak stabil karena dapat berbahaya bagi kesehatan jantung anda. Kerja jantung akan menjadi lebih berat jika penderita diabetes memilih olahraga yang berat seperti mendaki, sepak bola, basket, dll.

2.       Diberi waktu sehingga tahu kapan harus berhenti

Karena kondisi tubuh sudah tidak seperti dulu, maka penderita diabetes harus tahu benar kapan ia berhenti dari olahraganya. Berolahragalah sesuai dengan kondisi tubuh. Setiap orang pastinya memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Oleh karena itu jangan meniru orang lain yang berolahraga dalam tempo lama. Karena kondisi tubuh mereka berbeda dengan anda.

Jika dirasa sudah merasakan gejala-gejala aneh, maka segera hentikan olahraga tersebut dan beristirahatlah. Yang penting rutin dilakukan, bukan satu kali dalam tempo lama. Sangat penting untuk mengetahui kapan anda harus berhenti dari olahraga karena itu berkaitan erat dengan hipoglikemia.


Baca artikel terkait : apa itu hipoglikemia?

3.       Tidak terlalu lama dalam berolahraga

Seperti yang saya sarankan sebelumnya. Yang penting adalah rutinitas dalam berolahraga. Bukan 1 bulan sekali dengan waktu yang lama karena bisa berakibat fatal bagi kesehatan tubuh anda. Disarankan bagi penderita diabetes untuk berolahraga tidak lebih dari 60 menit. Lebih dari itu justru akan membahayakan tubuh anda.

4.       Tidak terlalu sering berolahraga

Jika sebelumnya tidak terlalu lama, sekarang tidak terlalu sering untuk berolahraga. Dikhawatirkan tubuh tidak kuat menahan aktivitas tersebut dan mengakibatkan tubuh menjadi drop. Sangat disarankan untuk melakukan olahraga ringan minimal 5 kali dalam seminggu. Saya rasa itu sudah cukup banyak.


Jadi sekarang tahu kan bagaimana harus berolahraga. Tidak sembarangan mengambil olahraga, tahu kapan harus berhenti, tidak terlalu lama dan tidak terlalu sering melakukannya. Dengan begitu tubuh anda akan lebih sehat jika mengikuti saran-saran tersebut.

Demikianlah larangan untuk penderita diabetes melitus. Tadi sudah dibahas mengenai larangan makanan, kemudian minuman dan terakhir olahraga. Kalau sudah mengetahui larangan atau pantangan tersebut diharapkan agar lebih memperhatikan kesehatan tubuh agar tidak mengganggu aktivitas kita.