April 4, 2016

Inilah Bahaya Yang Terdapat Pada Minuman Ringan Kemasan Jika Kita tidak Teliti


Bahaya Sofdrink Bagi Kesehatan (Pemicu Diabetes)
Sumber Gambar : keepo.me

Minuman bersoda atau yang lebih dikenal dengan softdrink memang terasa enak dilidah. Banyak orang lebih memilih minuman tersebut daripada minuman sehat. Salah satu alasannya adalah rasanya.  Perlu teman-teman ketahui, bahwa minuman ini mengandung efek negatif untuk tubuh. Studi terbaru yang dilakukan baru-baru ini memaparkan bahwa minuman ini berpotensi dapat merusak jantung dan diabetes.


“Gula yang ditambahkan di dalam soda, minuman energy, buah kemasan, bahkan the kemasan dapat meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke,” ujar Vasanti Malik, ahli nutrisi dari Harvard T.H Chan School of Public Health di Boston, Amerika Serikat.

Seperti yang diberitakan dari Health, mengonsumsi satu atau dua botol kaleng atau jenis minuman kemasan lainnya setiap hari dapat meningkatkan resiko serangan Antung sebesar 35%. Selain itu resiko penyakit seperti stroke juga meningkat sebesar 16%, dan diabetes tipe 2 sebesar 26%.


Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of American College of Cardiology pada tanggal 28 September 2015 kemarin. Seorang ahli diet Marina Chaparro mengungkapkan bahwa minuman ringan ini memang merupakan salah satu bagian dari focus studi mengenai serangan jantung.. beliau ini merupakan ahli diet klinis di Joe Dimaggio Childrens Hospital, Florida, Amerika Serikat.

Chaparro menjelaskan, bahwa diet seringkan berfokus pada makanan rendah lemak, serta usaha lain yang dilakukan adalah dengan mengurangi lemak jahat yang adalah didalam tubuh. Namun bahaya soft drink seringkali diabaikan.

“Pedoman diet yang beredar dipasaran hanya berfokus pada gula tambahan, lemak dan kolesterol. Masing-masing dari mereka memang penting, namun dampak gula jauh lebih besar dibangindkan dengan hal-hal yang saya sebutkan sebelumnya.” Terang Chaparro.


Menurut para ahli, ancaman yang ada didalam soft drink adalah terkait gula sintetis yang terkandung di dalam minuman tersebut. Gula sintetis memiliki fruktosa dan glukosa dalam konsentrasi tinggi. Padahal glukosa disebut-sebut menjadi pemicu timbulnya diabetes tipe 2, sedangkan untuk fruktosa menjadi penyebab dari meningkatnya kolesterol jahat dalam darah.