December 29, 2015

Minum Obat Atau Suntik Insulin Tapi Gula Darah Tetap Naik?



Siapa yang tidak tahu penyakit diabetes. Bahkan angka penderita diabetes pun meningkat setiap tahunnya. Penyakit ini merupakan penyakit yang progresif, itu benar adanya. hal itu diungkapkan oleh Dr dr Aris Wibudi, SpPD, KEMD, CHT, ABAARM dipl. Beliau mengakui diabetes tipe 2 memang merupakan gangguan dalam pankreas dalam fungsi produksi ataupun agangguan mengeluarkan insulin.


Beliau mengatakan, “seseorang dikatakan diabetes tipe 2 jika sel beta pankreasnya sudah tinggal 50%. Jadi kapasitas insulinnya tentu juga berkurang,”

Tentu saja kapasitas tersebut tidak serta merta turun secara mendadak. Namun semua itu berjalan secara bertahap. Diawali dari keadaan normal yang kemudian disusul dengan kondisi yang turun dibawah normal. “Inilah mengapa penyakit diabetes tipe 2 disebut sebagai penyakit progresif jika dimulai dari organ pankreas,” tambahnya.

Ketika jumlah insulin yang ada didalam tubuh berkurang. Maka jalan yang terbaik adalah dengan memberikan insulin baik secara injeksi maupun obat. Jika tidak mau injeksi insulin, bisa memilih untuk minum obat yang mampu merangsang sel beta agar mengeluarkan insulin. Dan hal tersebut sangat popular. Sehingga gula darah di dalam tubuh menjadi terkontrol.

Doter aris menungkapkan sebuah penelitian besar yang dilakukan oleh United Kingdom Prospective Diabetes Study (UKPDS) selama kurang lebih 20 tahun yang dimulai sejak tahun 1977 hingga 1997 di Eropa. Dalam penelitian besar tersebut telah mengamati puluhan ribu pasien diabetes. Dimana mereka direkrut selama 5 tahun, lalu diamati selama kurun waktu 15 tahun. Mereka diberikan obat secara teratur dan pemberian insulin sesuai dengan protocol.

Ternyata hasil yang didapat yaitu gula darahnya membaik yang dinyatakan dalam pengukuran HbA1c dalam 2 tahun pertama. Apapun obatnya, jika pasien rutin melakukan pemeriksaan gula darah secara intensif, yang dilakukan 7 hingga 8 kali. Ternyata penurunan gula darahnya lebih rendah per satu waktu. Hal tersebut mengindikasikan bahwa obat-obatan apapun dan insulin tetap membuat gula darah naik.

Pada awalnya penambahan kekurangan itu berjalan dengan baik.kalau orang tidak ditekan dengan pola makan yang benar, sangat tidak cukup untuk menurunkan kadar gula darah mereka. Sebab, mereka mengabaikan penyebabnya. “kalau benar-benar tidak ditegakkan dalam pola makan. Maka gula darah tetap akan naik,” ujarnya.

Orang pengidap diabetes diibaratkan seperti genting bocor. Dampaknya diatasi tapi penyebabnya tidak. Sehingga ada kemungkinan diabetes akan datang kembali. “kalau tidak dijaga dengan benar, diabetes pasti akan berulang,” ujarnya.