September 14, 2015

Hipoglikemia



hipoglikemia
Apa itu hipoglikemia?  Apa hubungannya dengan penderita diabetes? Jika anda mencari informasi mengenai hipoglikemia. Maka di sinilah pilihan tepat untuk belajar akan hal tersebut. Mari kita mulai pembahasan tersebut. Hipoglikemia adalah gangguan kesehatan yang diderita oleh pasien diabetes. Dimana hipoglikemia adalah sebuah kondisi ketika kadar gula dalam darah berada di bawah kadar normal (kurang dari 70 mg/dl). Namun kondisi ini juga dapat berlaku bagi mereka non-diabetes. Nanti akan dijelaskan lebih lengkapnya.

Kenapa Hal Ini Bisa Terjadi?

Untuk mereka penderita diabetes pasti tidak akan lepas dari yang namanya suntikan insulin. Nah, jika jumlah insulinnya terlalu banyak maka secara otomatis kadar gula dalam darah pun akan menurun. Oleh karena itu kondisi ini sering dialami oleh pasien diabetes berat menahun. Namun bukan hanya karena faktor insulin saja seorang penderita diabetes dapat terkena hipoglikemia. Ada beberapa faktor seperti makanan yang buruk, juga dapat menyebabkan terjadinya hipoglikemia.

Ada 2 jenis hipoglikemia yang mungkin anda belum mengetahuinya yaitu hipoglikemia reaktif dengan hipoglikemia fasting. Seperti apa kedua kondisi tersebut?

Hipoglikemia reaktif

Hal ini sering terjadi pada orang-orang yang memiliki fungsi tubuh sensitif terhadap perubahan-perubahan kecil yang terjadi. Sekresi glukosa yang berlebih dalam darah atau sensitivitas tubuh untuk sekresi adrenalin dapat menyebabkan hipoglikemia reaktif. Penyebab dari hipoglikemia reaktif sendiri dapat termasuk komplikasi pasca operasi bedah, terutama pada bagian usus. Hipoglikemia reaktif ini ditandai dengan kadar gula yang menurun hingga 70mb/dl.

Hipoglikemia fasting

Hal ini terjadi ketika tubuh memang dalam kondisi sakit. Biasanya kondisi ini dialami oleh mereka yang mempunyai alergi terhadap obat-obatan, asupan alkohol yang berlebih, gangguan pada liver dan ginjal, dan beberapa bentuk defisiensi hormonal.

Gejala Hipoglikemia

Orang yang kekurangan gula dalam darah akan menganggu sistem kerja otak yang mengakibatkan terganggunya sistem lain di dalam tubuh. Seperti apa orang yang terkena hipoglikemia? Mari simak uraian dibawah ini.


  • Bibir kesemutan
  • Badan gemetar
  • Berkeringat
  • Jantung berdebar-debar
  • Lelah
  • Merasa lapar
  • Mudah marah
  • Pusing
  • Pucat
  • Sulit konsentrasi


Dalam beberapa kondisi, hipoglikemia ini bisa menjadi semakin buruk. Dan gejala-gejala yang dialaminya berupa berikut ini :

-          Hilangnya kesadaran
-          Kejang
-          Seperti orang kebingungan
-          Timbul rasa ngantuk
-          Gangguan penglihatan
-          Perilakunya seperti orang mabuk

Gejala diatas terjadi karena penderita hipoglikemia tidak mendapatkan pertolongan yang tepat sehingga kadar gula dalam darah menurun drastis. Jika sudah demikian, maka harus ada langkah-langkah cepat untuk segera menganggulangi hal tersebut sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Penyebab Hipoglikemia

Seperti pada pembahasan sebelumnya sempat disinggung bahwa penderita diabetes yang terkena hipoglikemia  adalah karena kadar gula dalam darah menurun drastis. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa hal seperti yang dijelaskan di bawah ini.



Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras atau alkohol

Seperti yang kita ketahui, minuman keras sangatlah tidak baik bagi kesehatan tubuh kita. Namun hingga saat ini masih banyak mereka yang mengonsumsinya dengan alasan menghangatkan tubuh. Padahal kerugian yang diderita sangatlah banyak dibandingkan dengan manfaat tersebut. Mari kita cegah minimal keluarga dan saudara kita agar tidak minum alkohol. Bukan hanya dirinya sendiri yang rugi, orang lain akan ikut menganggung kerugiannya juga. Sudah banyak kasus seperti itu.

Menggunakan insulin dengan dosis normal, namun tubuh kekurangan asupan karbohidrat

Bagi penderita diabetes pastinya tidak akan lepas dari insulin. Nah, jika suntikan insulin yang diberikan tidak diimbangi dengan asupan karbohidrat maka hasilnya akan lebih parah. Sebaiknya penuhi asupan karbohidrat harian anda tentunya dengan tambahan suntikan insulin. Ingat, jangan suka menunda makan, apalagi jika memang waktunya untuk suntikan insulin. Pastikan kadar gula dalam darah anda benar-benar stabil.

Suntikan insulin yang berlebihan pada penderita diabetes tipe 1, dan terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan yang diminum pada penderita diabetes tipe 2.
Bagi penderita diabetes tipe 1, tentu tidak akan lepas dari yang namanya suntikan insulin. Nah, hati-hati ketika hendak melakukannya. Lebih baik bawa diri anda ke klinik terdekat guna mendapatkan penanganan yang tepat. Suntikan yang salah dapat mengakibatkan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh kita yang memicu hipoglikemia nantinya.

Begitu juga dengan pada penderita diabetes tipe 2. Selalu perhatikan dosis yang tepat ketika minum obat-obatan. Jangan berlebihan karena akibatnya bisa fatal. Kalau perlu minta bantuan keluarga atau saudara untuk mengingatkan kadar yang harus diminum. Anda tidak mau kan malah bertambah parah hanya karena salah dosis.

Apakah orang non-diabetes dapat terkena hipoglikemia?

Jawabannya bisa. Dalam beberapa kasus, orang yang benar-benar tidak terkena diabetes dapat terkena hipoglikemia. Hal ini disebabkan beberapa hal sebagai berikut :
-          Efek samping obat-obatan yang dikonsumsi seperti propanol untuk hipertensi, kina untuk malaria, dan asam salisilat untuk rematik.
-          Orang yang mempunyai penyakit yang menyerang kelenjar tiroid, ginjal, hati atau kelenjar adrenal.
-          Kekurangan nutrisi
-          Produksi insulin yang berlebih oleh pankreas. Hal ini biasanya disebabkan obesitas, tumor pada pankreas, efek samping dari operasi bypass lambung, atau mengonsumsi karbohidrat terlalu banyak.

Langkah Pencegahan Hipoglikemia

Anda tidak perlu khawatir akan hal ini karena semua itu bisa dicegah. Seperti apa pencegahan yang dapat kita lakukan untuk menghindari guna tidak terkena hipoglikemia? Atau setidaknya walaupun anda terkena hipoglikemia, itu tidak terlalu buruk. Yuk simak uraian dibawah ini

Hindari sama sekali minum minuman keras

Ayo, jika ingin terhindar dari hipoglikemia atau mendapatkan tubuh yang sehat maka hindari minum minuman keras. Jangan sekali-kali anda mencobanya. Saya yakin semua agama melarang minum minuman keras. Karena akibatnya yang buruk bagi si pelaku dan korban.

Kenali gejala-gejala hipoglikemia yang anda rasakan

Pengetahuan yang kami jelaskan diatas dapat menjadi acuan anda apabila sewaktu-waktu anda merasakan beberapa gejala tersebut. jika sudah demikian, maka segera konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan dibiarkan karena kondisi tersebut bisa memburuk setiap saat.

Selalu siapkan makanan ataupun obat-obatan pereda gejala hipoglikemia dimanapun anda berada
Memang sedikit merepotkan karena harus menyiapkan makanan ataupun obat-obatan. Tapi itu lebih baik daripada anda terkena penyakit tersebut. Salah satu anjuran dokter yang dapat digunakan sebagai obat adalah dengan suntikan glucagon.

Makan sesuai dengan aktivitas yang kita lakukan

Pastikan anda mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat secara cukup dan menyesuaikan dosis insulin yang anda gunakan sesuai dengan anjuran dokter. Anda pastinya dapat mengira-ngira aktivitas yang dilakukan sehingga dapat makan sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh.  Ada anjuran bagi mereka yang sering terkena hipoglikemia di malam hari untuk makan camilan sebelum tidur guna pencegahan seja dini. Lebih baik apabila ditambah menyiapkan camilan di dekat tempat tidur. Sehingga ketika terasa salah satu gejala langsung dapat memakan camilan tersebut guna langkah pencegahan. Camilan yang dipilih dapat berupa biscuit ataupun susu karena mengandung karbohidrat.

Pantau kadar gula anda secara berkala

Ini sangat penting mengingat kondisi tersebut bisa terjadi kapan saja. Jika anda mengalami hipoglikemia pada malam hari. anda dapat melakukan cek gula darah pada jam 3.00 atau jam 4.00. waktu-waktu  tersebut adalah waktu dimana hipoglikemia sering dirasakan oleh penderita diabetes.