April 2, 2016

Hati-hati, Jaga Perut Anda Agar Tidak Buncit Karena Beresiko Terkena Diabetes



Semakin tingginya teknologi maka hal tersebut berimbas juga kepada makanan yang dikonsumsi. Semakin kesini kita bisa mendapatkan makanan dengan cara cepat dan praktis. Tidak perlu kita memasak kemudian menghidangkannya di piring baru memakannya. Karena dengan waktu 5 menit kita bisa mendapatkan makanan yang lezat sudah ditangan kita, tinggal menyantapnya.


Efeknya apa? Banyak diantara mereka yang sering mengonsumsi makanan cepat saji mengalami perut buncit. Kalau perut sudah buncit maka penyakit pun bisa muncul setiap saat.

Dokter Spesialis Endokrin Metabolisme dan Diabetes, dr. Aris Wibudi, menyampaikan bahwa saat lemak bertambah dan otot berkurang, maka akan berakibat buruk bagi kesehatan tubuh.

Lemak visceral yang disimpan di dalam rongga perut dapat merusak tubuh karena menghasilkan zat-zat seperti Tumor Necrosis Factor alpha (TNF-alpha) yang dapat menyebabkan resistensi insulin.

Perlu diketahui, resistensi insulin erat kaitannya dengan diabetes tipe 2. Orang yang sudah mengalami hal tersebut maka dapat dipastikan organ pankreasnya mengalami penurunan fungsi dan tidak optimal dalam menghasilkan insulin yang diperlukan tubuh sehingga muncullah diabetes tipe 2.

Apa itu lemak visceral?
Lemak di dalam tubuh kita ada dua. Yaitu lemak subkutan dan lemak visceral. Lemak subkutan adalah lemak yang terletak di bawah kulit. Lalu lemak visceral adalah lemak yang berada di dalam tubuh kita.

Lemak ini juga disebut dengan lemak intra-abdomen, yaitu lemak yang mengelilingi organ internal tubuh manusia dengan ukuran ketebalan tertentu. Lemak ini sangat sulit dihilangkan, berbda dengan lemak subkutan.

Hasil penelitian membuktikan bahwa mereka yang memiliki lemak visceral dalam jumlah banyak beresiko tinggi terkena penyakit hipertensi, jantung, stroke, dan diabetes.

Kemudian resistensi insulin itu seperti apa?
Dijelaskan di website kamuskesehatan.com bahwa resistensi insulin adalah suatu kondisi di mana tubuh membutuhkan insulin lebih dari biasanya untuk mengontrol gula darah. Hal ini meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes dan penyakit jantung. Kondisi ini biasanya berhubungan dengan obesitas.

Yang sering kita lihat adalah para pria yang biasanya memiliki perut buncit, dan itu dapat dengan mudah kita jumpai dimana-mana. Apakah wanita juga bisa perutnya membuncit? Jawabannya bisa. Baik laki maupun perempuan semua bisa memiliki perut yang buncit. Selama mereka tidak mengubah kebiasaan hidup tidak sehat, maka setiap individu bisa terkena perut buncit.

Namun, sekarang banyak dari kita yang sadar akan kesehatan tubuh. Banyak yang mencari informasi bagaimana menghilangkan perut buncit. Karena memang secara penampilan kita terlihat tidak menarik dibandingkan jika kita memiliki perut yang datar atau tidak buncit.

Apalagi kaum hawa, tentu mereka lebih berjuang bagaimana caranya agar tubuh mereka terlihat lansing. Mereka banyak berfokus pada masalah perut yang memang susah dihilangkan.

Apa penyebab seseorang memiliki perut yang buncit?

Sempat saya mencari informasi terkait penyebab perut buncit, dan Alhamdulillah saya menemukan banyak sekali artikel yang membahas masalah tersebut. Dan dari sekian artikel yang say abaca, saya mencoba untuk menuliskan kembali beberapa penyebab tersebut.

Alkohol
Sudah dapat dipastikan minuman satu ini memang harus dihindari. Minuman ini sama sekali tidak mendapatkan manfaat untuk yang minum. Kalau pun ada pihak yang merasa bermanfaat setelah minum alcohol, maka manfaat yang didapat mungkin bersifat semu.

Terutama bagi umat islam. Sangat dilarang untuk diminum. Jadi minuman ini harus dihindari. Jangan ikut-ikutan orang-orang yang masih minum alkohol padahal di KTP mereka tertulis agama islam. kita tidak perlu mengikuti mereka, walaupun mereka bilang enak, menenangkan, dan lain sebagainya. Kita tidak perlu ikut merasakan apa yang mereka rasakan karena jelas dilarang dalam agama.

Coba lihat, alkohol selalu mendatangkan masalah bagi peminumnya. Jika ditinjau dari segi kesehatan terutama masalah yang sedang kita bahas pada saat ini adalah alkohol dapat menyebabkan lemak menumpuk pada perut karena terkandung kalori yang sangat besar dan berlebih an bagi kebutuhan manusia.

Alkohol dapat membuat perut buncit dan dapat menyebabkan penyakit lain seperti liver, dan gangguan pencernaan. Sangat disarankan bagi yang masih minum alkohol untuk segera berhenti jika masih ingin memiliki kesehatan tubuh yang dapat dinikmati di masa mendatang.


Kurang olahraga
Memang olahraga sangat diperlukan untuk tubuh yang sehat. Jika ingin memelihara kesehatan tubuh memang sebaiknya rutin olahraga. Sayangnya, kita disibukkan dengan aktivitas yang tiada henti dari pagi hingga malam. Sangat sulit bagi kita untuk mengatur waktu.

Tapi sulit bukan berarti tidak bisa kan. Sisakan waktu 30-1 jam saja setiap hari untuk melakukan gerakan-gerakan ringan agar tubuh bisa lemak di dalam tubuh dapat terbakar. Kalau sudah terbakar, insya Allah perut akan kembali rata dan menarik.

Lalu kapan dilakukan? Setelah anda melakukan sholat subuh (untuk yang beragama islam), anda bisa langsung berolahraga. Kan masuk kerja jam 8. Masih ada sisa waktu 2-3 jam yang bisa anda pergunakan untuk olahraga.

Dan lagi, udara pada saat itu dalam kondisi terbaik. Sangat baik untuk kesehatan tubuh kita juga. Menurut beberapa ahli yang sudah meneliti memang kondisi udara pada waktu subuh berbeda dengan kondisi udara saat manusia mulai beraktivitas. Udara tersebut sama sekali belum tercerami dengan polusi sehingga sangat baik bagi tubuh kita.


Mengonsumsi makanan berlemak berlebih
Saya sudah membayangkan masakan padang dalam pikiran saya. Dan anda pasti sudah tahu makanan padang tentunya sangat berlemak. Tapi memang lezat dan banyak orang menyukainya. Sebaiknya dikontrol makanan yang mengandung lemak berlebih agar kondisi kesehatan tubuh kita pun ikut terjaga.

Oh ya, sama gorengan. Tentunya dalam setiap acara ataupun hanya sebatas ngobrol biasa biasanya ditemani dengan gorengan. Gorengan juga salah satu makanan dengan lemak berlebih. Dan tidak baik jika dikonsumsi secara berlebih.


Lebih aman jika membuat gorengan sendiri karena kita menggunakan minyak yang berkualitas. Dan tidak mungkin kita menggunakan bahan-bahan yang berbahaya bagi keluarga kita.

Sebenarnya masih banyak lagi penyebab dari perut buncit, namun pembahasan mengenai penyebab perut buncit saya sudahi karena memang akan melebar bahasan kita nantinya.

Intinya adalah jika kita tidak ingin terkena penyakit diabetes, maka salah satu cara yang bisa kita gunakan adalah hindari perut buncit. Seperti yang dijelaskan sebelumnya. Lemak dalam perut yang buncit dapat berbahaya bagi tubuh.

Coba sekarang periksa perut anda masing-masing. Apakah terlihat buncit atau tidak? Syukurlah bagi anda yang tidak. Untuk anda yang memang terlihat buncit, sebaiknya mulai merubah gaya hidup anda terutama makanan dan olahraga yang mesti harus diperhatikan. Semoga kita semua diberi kesehatan terus oleh Allah agar dapat bekerja dan beribadah dengan baik.