April 3, 2016

9 Mitos Aneh Yang Perlu Anda Ketahui Seputar Penyakit Diabetes Melitus


mitos aneh seputar diabetes melitus
Mitos Aneh Seputar Penyakit Diabetes Melitus
Sumber Gambar : eldiadehoy.net

Sering kali kita mendengar atau melihat berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Terkadang ada berita yang terbit tanpa ada landasan apapun sehingga bisa simpang siur. Hal ini bisa kita dapatkan dari berbagai info, salah satunya info mengenai kesehatan.


Di bidang kesehatan sendiri, sangat banyak mitos yang hilir mudik tak tentu arah sehingga menyebabkan yang membaca menjadi ketakutan setelahnya. Berbicara mengenai kesehatan, tentu yang kita bahas pada kesempatan kali ini adalah mengenai diabetes.

Ada beberapa mitos terkait dengan penyakit diabetes mellitus yang mesti dibongkar agar tidak menyesatkan yang membaca, terutama bagi mereka penderita diabetes. Yang sebelumnya mereka menginginkan sesuatu yang membangkitkan kehidupan mereka kembali, bisa-bisa malah melemahkan bahkan menghancurkan kehidupan mereka. Mitos ini telah dilansir oleh laman India Times, dimana mitos tersebut berhasil dibongkar.

Mitos 1 : Anak-anak tidak pernah terjangkit diabetes tipe 2

Fakta : meskipun diabetes tipe 2 kebanyakan menjangkiti usia dewasa, namun seiring dengan berjalannya waktu. Tentu diiringi dengan meningkatkan perubahan gaya hidup dan obesitas, maka peningkatan penderita diabetes bukan hanya diderita oleh orang dewasa saja, melainkan anak-nanak juga bisa terjangkit penyakit tersebut.

Mitos 2 : Hanya anak-anak dan remaja yang dapat timbul penyakit diabetes tipe 1

Fakta : diabetes tipe 1 memang sering terjadi pada anak-anak dan remaja dengna usia 7-13 tahun. Namun hal ini tidak menyebabkan penyakit diabetes tipe 1 tidak dapat menjangkiti orang yang berusia lebih tua. Ada beberapa diantara mereka (yang berusia tua) terjangkit diabetes tipe 1.

Mitos 3 : obat oral lebih baik daripada insulin

Fakta : untuk penderita diabetes tipe 1 memang harus menggunakan insulin karena organ pancreas mereka sudah tidak dapat bekerja secara normal atau bahkan cacat. Untuk penderita diabetes tipe 2, mereka dapat memilih untuk menggunakan terapi pengobatan dengan menggunakan obat oral atau dengan insulin. Namun pemilihan tersebut tentu ada faktor yang harus diperhatikan agar kesembuhan bisa berjalan dengan optimal. Faktor yang mempengaruhi adalah kondisi kesehatan, durasi diabetes, komplikasi yang diderita dan kondisi kesehatan lainnya.

Mitos 4 : penderita diabetes tipe 2 harus menggunakan insulin selamanya

Fakta : dosis insulin dipengaruhi oleh beberapa faktor sehingga tidak bisa diputuskan bahwa penderita diabetes tipe 2 akan tetap menggunakan insulin selamanya. Faktor yang dijadikan ukuran untuk pemberian insulin adalah berat badan, jenis diabetes, dan lain-lain.

Mitos 5 : Wanita lebih rentan terkena penyakit diabetes dibandingkan dengan pria

Fakta : penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa penyakit diabetes khususnya diabetes tipe 1 tidak menunjukkan bias terhadap perempuan. Rasio jenis kelamin yang menderita diabetes antara pria dan wanita kurang lebih sama, dimana hal tersebut didiagnosis pada usia dibawah 15 tahun.

Mitos 6 : Insulin menyebabkan berat badan menjadi semakin bertambah

Fakta : memang diakui, insulin dan berat bada berjalan beriringan, namun tnentunya ada control berat badan yang harus diperhatikan agar tidak menjadi resiko baru. Untuk itu penting kirannya membuat perubahan gaya hidup pada saat anda menggunakan insulin untuk meminimalisir kenaikan berat badan.

Mitos 7 : Pra-diabetes tidak dapat disembuhkan

Fakta : jika sudah terdeteksi sejak dini dan dilakkan pengobatan lansung, maka hal tersebut dapat benar-benar mengembalikan kadar glukosa dalam darah menjadi normal kembali.

Mitos 8 : Penyakit diabetes dapat menular

Fakta : Penyakit ini tidaklah menular seperti penyakit flu, atau pilek. Seseorang dapat terjangkit penyakit tersebut karena ada beberapa hubungan genetik, terutama dengan orang yang mengidap diabetes tipe 2 (seperti orang tua, ataupun kerabat)

Mitos 9 : Junk food dan minuman manis tidak meningkatkan resiko diabetes

Fakta : obesitas adalah awal mula diabetes mellitus dapat terbentuk di dalam tubuh manusia. Meskipun tidak semua obesitas akan menjadi diabetes. Namun secara rata-rata, kebanayakn dari mereka yang memiliki obesitas kedepannya akan memiliki diabetes.

Tentu obesitas ada penyebabnya, antara lain adalah junk food dan minuman manis. Jadi jangan dikiran makanan dan minuman tersebut tidak ada hubungannya dengan diabetes. Malah yang ada dapat memberikan resiko yang besar.

Itulah kesembilan mitos yang aneh seputar kesehatan diabetes mellitus. Semoga kita dapat terhindar dari mitos-mitos lainnya seputar kesehatan agar kita benar-benar dapat menerapkan apa yang kita terima.

Simak uraian lengkap mengenai mitos dan fakta seputar penyakit diabetes pada artikel Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Diabetes Melitus