January 16, 2016

Dua Siswi Asal Yogya Ini Menciptakan Tempat Gula Khusus untuk Penderita Diabetes



Tempat Penyimpanan
Sumber Gambar : maxup01.blogspot.com

Siapa yang tidak ingin makan makanan seperti cake, pudding, ice cream, dan makanan manis lainnya. Makanan tersebut dapat dengan mudah kita jumpai apabila ada acara seperti pernikahan, sunatan, ataupun syukuran.


Namun sayang, ada beberapa pihak yang tidak bisa mencicipi makanan tersebut secara leluasa. Dengan maksud mereka ada batasan untuk memakannya. Memang kita semua harus membatasi makanan jika tidak ingin terserang penyakit. Namun bagi saudara kita yang satu ini harus lebih ekstra hati-hati dalam mengonsumsi makanan manis. Ya mereka adalah penderita diabetes.

Bagi penderita diabetes, makan makanan manis harus benar-benar dikontrol. Kalau tidak dapat membahayakan hidupnya. Takarannya pun sudah ditetapkan dan tidak boleh melebihi batas tersebut jika masih ingin beraktivitas dengan normal.

Nah, berangkat dari situ saya menemukan sebuah berita yang unik. Yaitu ada anak SMA yang berhasil membuat ala penyimpanan gula khusus bagi penderita diabetes. Karena tertarik saya telusuri dan akhirnya menemukan. Semoga bermanfaat bagi anda.

Berangkat dari situlah dua siswi asal Yogyakarta membuat alat khusus bagi penderita diabetes. Siapa mereka? Mereka adalah Desti Pinasti dan Yossinta Rahmandati. Mereka berdua menciptakan alat penyimpanan gula yang berbeda dengan penyimpanan gula pada umumnya. Karena memang tujuan awal dibuat untuk membantu mereka yang menderita diabetes.

Nama alat tersebut adalah “Sugar Revolver”. Tempat ini difungsikan bagi mereka penderita diabetes tipe 2. “Ini khusus untuk penderita diabetes, karena mereka memiliki pola hidup yang tidak sehat, jadi kita membantu untuk mengontrol konsumsi gula mereka,” kata Desti saat berbincang dengan detikcom.

Lalu, apa bedanya dengan alat penyimpanan gula pada umumnya?

Desti menjelaskan bahwa alat ini memang simpel dan memiliki beberapa bagian di dalamnya. Pertama adalah bagian penutup yang digunakan sebagai pintu masuk gula, kemudian ada penampung yang terbuat dari plastik untuk menyimpan gula yang ukurannya hanya sebesar gelas. Di bawah tempat penampungan terdapat 3 tabung kecil yang berisi gula. Satu tabung berisi satu sendok teh gula, dan terakhir corong sebagai tempat keluarnya gula. Bentuk 3 tabung tersebut mirip seperti peluru di dalam pistol. Karena itulah alat tersebut dinamakan ‘Sugar Revolver’.

“penampungnya ada tutup dibawah dan ada lubang untuk aliran gula ke tabung kecil. Di bawah tabung terdapat pemutar sebagai tempat keluarnya gula. Jadi sehari penderita diabetes hanya boleh mengkonsumsi gula 3 tabung kecil,” ucapnya.

Selain itu juga alat ini memiliki beberapa keunggulan yaitu tdak mudah pecah dan dapat dibawa kemana-mana. Sangat praktis untuk dibawa. Kemudian anti semut dan anti air, jadi anda tidak perlu khawatir lagi jika tempat tersebut dikerumuni semut karena memang sudah didesain untuk anti semut.

“Harganyapun relatif murah, hanya 30ribu anda sudah bisa membawa alat canggih ini,” tambahnya

“Alat ini masih terus kami kembangkan untuk mendapatkan desain yang lebih baik kedepannya.” Ucap Desi.

Wah anak bangsa ini sungguh kreatif ya. Bukan hanya sukses di bidang kuliner saja. Tapi merambat ke yang lain. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi kaum muda untuk tidak menyia-nyiakan waktunya begitu saja. Karena waktu kita terlalu berharga untuk digunakan hal yang sia-sia.