November 5, 2015

Hati-Hati terhadap 4 Kebiasaan Ini Yang Dapat Memicu Diabetes



Seperti yang dijelaskan pada artikel-artikel sebelumnya bahwa penyakit diabetes bisa timbul bukan semata-mata karena keturunan atau genetik. Faktor pola hidup juga dapat mempengaruhi seseorang untuk beresiko terkena penyakit ini. Bahkan resikonya lebih besar dibandingkan dengan kedua hal sebelumnya.


Pola hidup pastinya terkait dengan kebiasaa-kebiasaan kita. Nah, coba deh periksa kembali apakah ada kebiasaan kita yang tidak sehat, karena itu dapat memancing resiko penyakit diabetes. Lalu bagaimana mengetahui apakah kebiasaan tersebut sudah benar atau belum?

Berikut akan saya paparkan apa saja kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat memicu adanya diabetes pada seseorang. Simak ya.

Baca Juga Artikel : Penyebab Diabetes
 
1.       Makan makanan yang mengandung gula berlebih
Tentunya sangat enak makan makanan manis seperti cake, pudding, roti, softdrink, dll. Tapi tahukah anda bahwa jika kita mengonsumsinya terlalu berlebih akan berdampak pada kesehatan tubuh kita.

Seperti yang dijelaskan oleh dr Ida Gunawan, MS, SpGk dalam perbincangan dengan detikHealth. Beliau berkata, “obesitas adalah faktor seseorang terkena diabetes, karena makanan yang berlebih akan dirubah menjadi lemak. Dan lemak tersebut akan menyebabkan resistansi insulin.

Oleh Karen itu sebaiknya, kurangi makanan manis. Jika ingin menggunakan gula. Maka gunakan maksimal 5% dari asupan gula perharinya atau setara dengan 5 sendok makan peres (tidak penuh). Atau dapat menggantinya dengan gula sweetener non kalori.


2.       Kurang bergerak
Kebiasaan orang zaman sekarang adalah malas bergerak. Untuk membeli makan dengan jarak 100 m saja harus menggunakan sepeda motor. Padahal hal tersebut bisa dilakukan dengan jalan kaki dan tentu lebih sehat. Ditambah aktivitas kantor yaitu berlama-lama didepan laptop atau computer.

Belum lagi mendapatkan kenikmatan dengan berlama-lama di depan televisi. Tentu akan semakin memperbesar resiko diabetes. Padahal duduk 2 jam saja perhari dapat meningkatkan resiko diabetes hingga 7%. Lalu bagaimana dengan duduk lebih dari itu?

“Dengan malasnya orang bergerak, maka masa lemak di dalam tubuh akan banyak ditumpuk. Sebaliknya dengan banyak bergerak, maka berat badan akan terjaga dengan baik dan otot pun akan terbentuk sehingga dapat terhindar dari resiko diabetes,” tutur dr Ida.

Sekarang coba periksa kembali berapa lama anda duduk di depan laptop atau computer ketika berada di kantor. Coba mulai dari sekarang setelah 30 menit berada di depan laptop. Anda dapat melakukan gerakan kecil seperti mengambil minum, pergi ke luar ruangan sebentar, ataupun melakukan gerakan ringan lainnya. Jangan salah, manfaatnya luar biasa bagi kesehatan tubuh kita. Karena dapat menurunkan resiko diabetes hingga 34%.

3.       Tidak sarapan
Siapa yang suka tidak sarapan? Apakah alasannya tidak punya waktu? Takut kesiangan? Kalau seperti itu anda dapat mengatur jadwal pribadi anda. Sempatkan waktu beberapa menit untuk sarapan. Tidak butuh waktu lama kok untuk menyiapkan sarapan dan sarapan. Tinggal diatur saja waktunya. Saya yakin jika ada kemauan pasti bisa.

Ada penelitian yang dilakukan di Tel Aviv terkait hubungan sarapan dengan kadar gula darah. Rupanya orang yang melewatkan sarapannya, malah mengalami peningkatan kadar gula darah. Tentu hal ini beresiko terserang diabetes. Jadi, jangan lupa sarapan ya.


4.       Kerja lembur
Saya yakin hampir 100% orang Indonesia tidak suka lembur. Namun dengan beberapa alasan termasuk mencari uang tambahan menjadi motivasi yang ampuh untuk melakukan kerja lembur.

Sebetulnya kerja lembur tidak masalah, asalkan tidak setiap hari lembur. Karena ini berkaitan dengna hadirnya kortisol atau hormone stress. Dimana hormon ini bisa mengubah cara tubuh mengatur gula darah. Apalagi jika ditambah dengan ngemil sembarangan saat lembur. Hal tersebut akan memperparah kesehatan tubuh.

Dr Ida menjelaskan bahwa seseorang akan rawan terkena diabetes apabila ngemil yang tidak sehat di saat lembur. Dan stress yang dialami oleh pekerja dapat juga beresiko meningkatkan diabetes. Sehingga ada 2 faktor yang mendukung resiko diabetes.


Itulah ke 4 kebiasaan-kebiasaan yang perlu kita hindari agar tidak terkena diabetes. Memang untuk melakukan sebuah perubahan besar tidaklah mudah. Namun bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan. Cobalah melakukan dari hal yang paling mudah, kemudian secara bertahap melakukan hal dengan level lebih tinggi, dan begitu seterusnya sehingga tubuh pun dapat terjaga dari bahaya-bahaya penyakit yang mengancam seperti diabetes.