September 9, 2015

Diabetes



 diabetes mellitus

Ketika mendengar kata diabetes, apa yang ada di dalam benak anda? Penyakit? Gula? Obesitas? Atau Luka yang tidak kunjung sembuh? Ya, semua itu ada kaitannya dengan diabetes. Diabetes adalah sebuah penyakit yang erat kaitannya dengan gula. Di Indonesia sendiri biasa dikenal dengan sebutan kencing manis.

Pertanyaannya kenapa hal tersebut bisa terjadi? Karena tubuh tidak mampu memanfaatkan insulin (insulin resistance) dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan tubuh lainnya seperti karbohidrat, lemak, dan protein.

Penyebabnya apa?
- Defisiensi sekresi hormon insulin, aktivitas insulin
- Defisiensi transporter glukosa
- dan keduanya

Pada tahun 2013 sendiri, di Indonesia memiliki jumlah penderita diabetes sejumlah 8,5 juta orang. Angka ini menduduki peringkat keempat di asia dan ketujuh di dunia. Diperkirakan jumlahnya akan semakin bertambah menjadi 12 juta orang di tahun 2020 karena pada faktanya dilapangan penderita diabetes saat ini banyak didominasi oleh mereka yang memiliki usia relatif muda.

Pada tahun 2014, diperkirakan jumlah penderita diabetes sebanyak 387 juta di seluruh dunia, dengan 90% mereka menderita diabetes tipe 2. Jumlah ini merepresentasikan 8,3% populasi orang dewasa dengan tingkat yang sama antara jumlah penderita laki-laki maupun perempuan. dan julah ini diprediksi akan terus meningkat hingga mencapai angka 592 juta pada tahun 2035. Dan yang perlu anda ketahui lagi adalah diperkirakan 1,5 juta- 4,9 juta orang meninggal akibat penyakit ini setiap tahunnya.

Setidaknya ada 3 jenis diabetes yang patut ita ketahui, yaitu diabetes tipe 1, tipe 2, dan tipe 3 atau yang lebih dikenal denan sebutan diabetes melitus gestasional. Seperti apa penjelasan dari ketiga jenis diabetes tersebut. Mari kita simak uraian di bawah ini.

Diabetes tipe ini disebabkan karena pankreas tidak mampu memproduksi insulin. Diabetes tipe 1 ini sering terjadi pada anak-anak. Asia tenggara merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi tinggi yaitu mencapai 111.500 anak-anak dibawah umur 15 tahun dengan perkiraan 18.000 kasus baru pertahunnya.

Berbeda dengan diabetes tipe 1 , Diabetes tipe 2 adalah kondisi dimana tubuh mengalami kelainan metabolic yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang tinggi. Angka penderita diabetes ini semakin bertambah seiring bertambahnya orang yang mengalami obesitas.  Dan penyakit ini lebih mungkin untuk diwariskan kepada keturunannya. Oleh karenanya patut kita selalu mengontrol kesehatan tubuh kita agar dapat terhindar dari penyakit diabetes .

diabetes melitus gestasional adalah kondisi dimana tubuh mengalami gangguan dari glukosa yang disebabkan oleh kehamilan. Kondisi ini biasanya menghilang setelah melahirkan. Kejadian ini diketahui pertama kali saat hamil tanpa membedakan apakah penderita harus mendapatkan insulin atau tidak. Menginjak trimester pertama kadar glukosa akan turun antara 55-65%. Biasanya diabetes gestasional ini terjadi pada mingggu ke 24 sampai 28 pada masa kehamilan. Sehingga patut kiranya bagi ibu hamil untuk selalu rutin memeriksakan kandungannya.

Kemudian apa yang melatarbelakangi seseorang terkena diabetes?
Dari hasil penelitian terbaru mengungkapkan bahwa penyakit diabetes tidak serta merta disebabkan oleh factor keturunan saja, banyak factor lain yang turut membantu seseorang dapat terkena penyakit diabetes seperti kebiasaan hidup dan lingkungan.

Berikut beberapa faKtor yang dapat menyebabkan seseorang terkena diabetes
1.       Banyak mengonsumsi karbohidrat sederhana
Makanan seperti sirup, air bersoda, ake memang sangat enak dan sulit dihindari. Jika kita bertamu ke rumah seseorang kemudian disuguhkan seperti itu maka dengan mudah kita akan tergoda untuk mencicipnya. Padahal kita tidak tahu seberapa banyak takaran gula yang terkandung dalam makanan dan minuman tersebut . dan karbohidrat sederhana inilah yang bisa membuat simpanan gula di dalam tubuh menjadi meningkat

2.       Malas bergerak
Zaman semakin canggih memudahkan orang untuk jarang bergerak karena semuanya dapat berjalan secara otomatis. Gaya hidup seperti terlalu lama duduk di depan computer, televise adalah gaya hidup yag tidak sehat. Karena semakin kita jarang bergerak, maka kalori did lm tubuh kita pun akan sedikit yang dibakar sehingga kalori pun menumpuk dan dapat menyebabkan penyakit diabetes. Penellitian di universitas Harvar Amerika Serikat menyebutkan bahwa kebiasaan menghabiskan banyak waktu di depan televisi mempunyai esiko menderita diabetes hingga 14%.


3.       Kebiasaan merokok
Seperti yang kita ketahui, kebanyakan orang Indonesia adala perokok. Padahal bahaya meroko sudah dijelaskan dengan gambling, tapi masih saja pengguna rokok tidak berkurang, malah semkin meningkat. Yang lebih parah anak-anak sekolah sekarang banyak yang perokok.

Rokok bukan hanya merusak oran jantung, paru-paru, dan organ kehamilan melainkan pakreas juga. Jika pankreas  di dalam tubuh rusak, maka hormon insulin pun akan semakin menurun sehingga akan sangat rawan terkena penyakit diabetes.

Bentuk Pencegahan Penyakit Diabetes Dengan Pola Hidup Sehat
Untuk itu perlu bagi kita untuk selalu menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat dengan memperhatikan pola hidup. Pola hidup yang sehat dapat meminimalisir untuk terkena penyakit diabetes. Sangat sederhana sebenarnyya untuk melakukan pola hidup sehat, tinggal kita mau atau tidak untuk melakukannya. Dan tidak perlu biaya mahal untuk semua itu, kecuali untuk beberapa kasus.

Pola hidup sehat yang dapat anda terapkan mulai dari sekarang adalah kurangi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti nasi, makanan yang mengandung tepung, mie,dll. Jika dirasa kurang mengenyangkan, anda dapat mengonsumsi buah dan sayur. Itu lebih baik bagi kesehatan anda. Kemudian perbanyak gerak tubuh anda karena semakin banyak bergerak maka kadar glukosa dalam darah pun akan ikut menurun. Hal ini disebabkan pembakaran menjadi energi. Dan masih banyak lagi, anda dapat mencari informasi lengkapnya di internet maupun di majalah kesehatan.

Dan Perlu kiranya bagi kita untuk selalu mengetahui perkembangan terbaru mengenai penyakit diabetes, kemudian bagaimana cara hidup sehat, jangan lupa juga untuk memperhatikan masalah lingkungan di sekitar anda karena erat kaitannya dengan diabetes juga. Pengetahuan tersebut dapat kita dapatkan melalui internet, majalah, seminar, buku, video, dan sebagainya. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha. Hasilnya kita kembalikan kepada Allah. Karena bagaimanapun juga manusia hanya mampu berusaha sekuat tenaga.

Semoga yang sedikit ini mampu menjadi penggerak kita untuk selalu hidup sehat dan menjadi pionir bagi yang lain. Kesehatan adalah benda yang paling berharga yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita, oleh karenanya patut bagi kita menjaga sebaik mungkin pemberian-Nya. Sampai bertemu di pembahasan berikutnya.